Ingin Bikin Undangan Nikah Sendiri ? Perhatikan Tahap-Tahap Pracetak Berikut

Ingin Bikin Undangan Nikah Sendiri ? Perhatikan Tahap – Tahap Pracetak Berikut – Bagi teman – teman yang mau membuat undangan pernikahan sendiri dengan cara makloon cetak offset, sebaiknya mengenali tahap-tahap proses dalam dunia cetak offset.

Secara umum cetak offset meliputi 3 tahap : Pracetak, Cetak dan Finishing. Pada artikel kali ini Saya akan khusus membahas tahapan pracetak. Setiap tahap dalam proses cetak offset harus selalu dikontrol. Kontrol terbaik dilakukan sejak awal proses. Karena semakin jauh proses yang sudah dikerjakan maka jika terjadi kesalahan, kerugian yang ditimbulkan semakin besar.

Bikin Undangan Nikah Sendiri

Kontrol atau pengawasan harus dimulai seawal mungkin, yaitu dari proses pracetak. Sesuai namanya, proses pracetak adalah tahapan sebelum barang cetakan naik mesin cetak. Berikut pekerjaan – pekerjaan untuk menghasilkan produk cetak undangan pernikahan yang dilakukan pada tahap pracetak :

  1. Menentukan konsep desain.
    Inilah yang pertama kali harus dilakukan oleh calon mempelai sebelum mengambil langkah lain ketika mau membuat undangan pernikahan. Konsep desain yang bagus tentunya ya yang nyambung dengan konsep pernikahan Anda. Setelah menentukan konsep desain, kumpulkan sebanyak-banyaknya referensi desain undangan yang sesuai dengan konsep desain pernikahan Anda.
  2. Proses Desain.
    Semakin jelas konsep desain yang Anda tentukan, maka akan semakin mudah proses desainnya. Dari referensi – referensi yang sudah Anda kumpulkan, sortir yang terbagus versi Anda. Kemudian buat desain undangannya dengan memadu padankan clipart dan template antar desain referensi satu dengan lainya.Pembuatan desain undangan dapat Anda lakukan sendiri.Kalau tidak bisa mengoperasikan software desain grafis, serahkan pembuatan desain ke jasa setting dan desain. Ceritakan konsep desain Anda, perlihatkan referensi contoh-contoh desain yang sudah Anda kumpulkan ke tukang setting / desain. Setelah desain jadi, cek dengan detail dan teliti hasil desain. Pengecekan meliputi ukuran panjang lebar desain, isi undangan, tulisan kata perkata jangan sampai terjadi typo / salah ketik, elemen-elemen desain.Saya ulang lagi, cek dengan detail dan teliti.Tidak jarang kasus cetak ulang undangan terjadi hanya gara-gara tidak teliti ketika mengecek hasil desain. Saya sendiri pernah cetak ulang punya klien, hanya gara-gara salah satu huruf, yang seharusnya tertulis “Putra Bapak A dan Ibu B” menjadi “Putri Bapak A dan Ibu B” ya jelas si klien ga mau. Masa calon mempelainya putri semua…hahaha.
  3. Proofing Desain
    Proofing desain biasanya menggunakan cetak digital print A3, dalam dunia cetak undangan sering disebut “dummy”. Yaitu cetak satu sampel sebelum dicetak dalam jumlah banyak. Fungsi proofing desain ini adalah untuk pengecekan ulang hasil desain dan memastikan apakah hasil desain bagus ketika diaplikasikan pada kertas cetak.Kadang di layar monitor, ukuran huruf terlihat pas. Tapi ketika dicetak hurufnya terlihat kegedean or kekecilan.Yang sering meleset juga masalah warna. Misal merahnya warna di monitor hampir pasti tidak bisa sama persis dengan merah hasil cetak.Jika desain fix, desain disetting untuk buat plat.Berikut settingan hasil desain yang sebaiknya Anda minta ke tukang setting desain : 1. Settingan desain untuk cetak dummy di digital print 2. Settingan desain buat plat cetak 3. Desain dalam bentuk file JPG untuk Anda sebar undangan di FB, Whatsapp maupun medsos lainnya.
  4. Pembuatan Plat Cetak
    Setelah desain fix, bawa desain ke jasa pembuatan plat cetak. Sistem warna pada cetak offset menggunakan CMYK (Cyan Magenta Yellow Key). Setiap plat untuk satu warna. Jadi jika cetak undangan satu warna, maka butuh 1 plat. Jika undangan full color maka butuh 4 plat cetak.
  5. Beli Kertas
    Kertas untuk cetak offset dijual dalam ukuran plano. Kemudian kertas tersebut dipotong sesuai ukuran settingan plat cetak.

Demikianlah pekerjaan – pekerjaan yang dilakukan di tahap pracetak. Sekali lagi mengingatkan, cek dengan detail hasil desain dan cek juga hasil setiap proses. Semakin awal kesalahan terdeteksi, semakin kecil kerugian yang Anda alami. Bayangkan jika ada kesalahan satu huruf baru Anda ketahui ketika undangan sudah dicetak dan dilaminasi, tentu kerugiannya sangat jauh lebih besar dibanding jika kesalahan diketahui saat cetak dummy.

Diterbitkan oleh ilmucetak

Blog ini membahas tentang desain dan percetakan, terutama percetakan undangan pernikahan maupun undangan lainnya. Semua yang saya tulis berdasarkan pengalaman saya yang kira-kira sudah lebih dari 3 tahun berkecimpung di dunia desain dan percetakan. Jika Anda mau bertanya atau berkomentar, silakan isi di kolom komentar. Saya senang jika Anda ikut aktif berpartisipasi dalam diskusi di blog ini.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: